Tak Perlu Panik, Ini Cara Mengatasi Turunnya Harga Saham 

cara mengatasi turunnya harga saham

Penyebaran virus corona tak urung menimbulkan efek negatif pada pasar saham Indonesia. Banyak investor yang memilih aman dengan melepas investasinya di BEI dan melarikannya ke aset lain seperti emas dan surat utang. Kamu tidak perlu panik jika kondisi saham turun drastis. Simak cara mengatasi turunnya harga saham dalam ulasan berikut ini.

Tips Cara Mengatasi Turunnya Harga Saham

Saham di bursa global terus-terusan anjlok, penyebab utamanya adalah wabah virus corona yang berdampak pada perekonomian global. Menghadapi kondisi tak menentu begini, terkadang tidak melakukan apa-apa justru menjadi jalan yang terbaik, terutama jika kamu berinvestasi jangka panjang. Simak tips mengatasi saham yang anjlok pada ulasan berikut.

1. Jangan Ikut Panik!

cara mengatasi turunnya harga saham
Hindari ikut panik ketika harga saham sedang turun

Panik di saat saham anjlok adalah hal yang manusiawi, dan kondisi yang sering terjadi adalah panic selling. Cara mengatasi turunnya harga saham yang utama adalah tunggu hingga kepanikan ini selesai. Harga saham yang turun memang menggiurkan untuk diborong, namun sebaiknya kamu menunggu hingga kepanikan selesai.

Tenang! Suasana panik ini tidak akan berlangsung selamanya. Kamu harus menahan diri agar tidak melakukan kesalahan fatal yang membuatmu rugi bertubi-tubi. Sabarlah menunggu hingga kepanikan usai dan harga saham mulai stabil. Saat itu kamu bisa membuat keputusan dan melirik saham-saham yang menarik.

2. Tetap Simpan, Jangan Langsung Dicairkan

Cara mengatasi turunnya harga saham selanjutnya adalah tetap menyimpan saham yang kamu miliki. Para investor saham, terutama yang masih pemula, biasanya akan langsung panik menghadapi saham yang anjlok. Langkah yang dilakukan adalah langsung mencairkan saham saat itu juga karena takut mengalami kerugian. 

Sebenarnya, nilai saham yang turun hanyalah berarti investor berpotensi mengalami kerugian. Artinya, investor ini belum mengalami rugi. Apabila investor telah mencairkan dana, maka hal itulah yang dikatakan telah merugi. Karena itulah jangan sampai kamu membuat keputusan yang salah akibat nilai saham yang anjlok.

Lihatlah perkembangannya secara berkala. Bisa saja di suatu waktu nilai saham akan mengalami lonjakan yang tentunya akan membawa keuntungan yang besar. Simpanlah saham yang telah kamu miliki, apalagi jika saham itu termasuk big caps atau blue chips

Saham big caps adalah yang berkapitalisasi pasar besar lebih dari 40 triliun. Kamu bisa menyimpannya karena biasanya saham ini paling cepat rebound setelah penurunan IHSG. Perlu diingat bahwa cara ini hanya berlaku untuk kamu yang memiliki dana “nganggur”. Hal ini karena butuh waktu beberapa saat agar saham yang dimiliki kembali ke level harga wajar. 

3. Evaluasi Anggaran dan Pengeluaran

cara mengatasi turunnya harga saham
Lakukan evaluasi pengeluaran dan anggaran

Mengevaluasi pengeluaran adalah cara mengatasi turunnya harga saham yang bisa dilakukan. Saat harga saham anjlok, evaluasi semua anggaran dan cari kemungkinan untuk berhemat sambil menunggu pasar saham menjadi lebih stabil. Kamu harus memisahkan pos-pos pengeluaran yang sangat penting seperti tagihan, cicilan, dan kebutuhan penting lainnya. 

4. Sedia Payung Sebelum Hujan!

Meski sangat yakin dengan portofolio saham yang kamu miliki, penting untuk selalu memiliki dana likuid yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dana likuid harus terpisah dari dana investasi. Jadi biarpun saham sedang anjlok, cash flow-mu tidak akan terganggu dan kebutuhan sehari-hari juga tetap terpenuhi. 

5. Beli dan Tahan

cara mengatasi turunnya harga saham
Beli saham dan tahan terlebih dahulu

Strategi yang bisa diterapkan dalam kondisi pasar yang tidak menentu adalah dengan membeli dan menahan produk investasi. Setelah membeli, tahan saja saham tersebut. Anggap saja investasi saham ini sebagai cara membangun kekayaan yang membutuhkan waktu, agar kamu tidak tertekan dan merasa panik.

Demikianlah cara mengatasi turunnya harga saham yang bisa diulas pada artikel ini. Kondisi pasar saham memang sedang tidak baik, namun lakukan perencanaan yang matang agar kamu tidak mengalami kerugian. Semoga bermanfaat! 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*