Pahami Inbound Marketing sebagai Strategi Ampuh untuk Bisnis

inbound marketing

Pemasaran dan dunia digital adalah perpaduan yang ampuh untuk menjadikan sebuah bisnis berkembang. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan kegiatan bisnis dengan memanfaatkan teknologi digital. Salah satunya adalah inbound marketing. Istilah pemasaran yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi di kalangan pebisnis.

Teknik pemasaran inbound dianggap lebih ampuh untuk mengembangkan bisnis dibandingkan model marketing tradisional. Di era digital seperti sekarang, teknik pemasaran inbound pun semakin popular dan terbukti ampuh untuk membuat bisnis lebih sukses. Lantas, bagaimana pemasaran inbound bisa meningkatkan nilai jual sebuah brand atau bisnis?

Strategi Inbound Marketing dalam Pemasaran Bisnis

1. Pengertian

inbound marketing
Definisi dari pemasaran inbound

Inbound marketing merupakan teknik pemasaran yang dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pengalaman bernilai kepada para calon customer. Sehingga, hal ini akan berdampak baik pada perkembangan bisnis. Teknik yang satu ini memang sedang sangat populer di dunia marketing.

Hasil dari teknik pemasaran inbound yaitu produk yang dipasarkan bisa ditemukan lebih mudah oleh konsumen. Sehingga, kita tidak perlu berjualan atau promosi langsung di lapangan kepada calon konsumen. Teknik ini semakin menguntungkan karena akan sangat meminimalisir biaya modal untuk pemasaran.

2. Metode

inbound marketing
Metode atau cara yang dipakai dalam strategi inbound

Teknik pemasaran inbound bisa dicapai tepat sasaran dengan melakukan beberapa langkah. Setidaknya, ada 4 metode yang bisa digunakan, yaitu attract, convert, close, dan delight. Keempat metode tersebut saling melengkapi satu sama lain untuk mencapai tujuan dari pemasaran inbound itu sendiri. Berikut penjelasannya:

A. Attract 

Attract merupakan metode inbound marketing yang dilakukan dengan menarik perhatian customer agar mau berkunjung ke website bisnis kita. Caranya dengan menyuguhkan konten-konten yang kreatif serta sesuai dengan target pasar. Kunjungan para customer inilah yang pada akhirnya akan meningkatkan trafik website.

B. Convert

Jika website telah mendapatkan trafik yang bagus dari kunjungan para calon pembeli atau customer, selanjutnya adalah melakukan convert dari trafik yang didapatkan agar mereka bisa menjadi pembeli dan pelanggan. Hal ini dilakukan dengan cara mendapatkan kontak para pengunjung website. Bisa dilakukan dengan call to action, form opt-in, atau landing page.

C. Close

Setelah mendapatkan kontak para calon customer, inilah saatnya untuk menawarkan produk atau jasa bisnis yang kita miliki. Caranya yaitu dengan mengontak para calon pelanggan. Selain itu, penting juga untuk melakukan follow up beberapa kali dengan tujuan agar pelanggan selalu ingat dengan jasa atau produk yang kita tawarkan.

D. Delight

Jika para calon customer sudah resmi menjadi pelanggan, maka kita tetap harus melakukan maintenance yang baik kepada mereka. Banyak cara yang bisa dilakukan guna memberikan maintenance kepada customer. Diantaranya adalah memberikan promo diskon untuk pembelian selanjutnya ataupun menawarkan program membership.

3. Perbedaan dengan Outbound Marketing

Gambar 3

Inbound dan outbound marketing tentu memiliki perbedaan. Outbound marketing atau pemasaran tradisional mempunyai banyak kelemahan. Pasalnya, aktivitas pemasaran pada outbound marketing seringkali dianggap mengganggu kenyamanan calon konsumen. Hal tersebut dilakukan dengan maksud supaya bisa segera mendapatkan banyak pelanggan.

Jadi, poin paling penting yang membedakan antara inbound dan outbound marketing adalah dari sisi kenyamanan pelanggan. Jenis media pemasaran paling populer yang digunakan dalam outbound marketing diantaranya adalah iklan, email, surat, dan telepon. Selain itu, outbound marketing juga umumnya membutuhkan biaya pemasaran yang sangat besar.

Dari penjelasan di atas, maka inbound marketing lebih layak diterapkan untuk mengembangkan bisnis di era digital seperti sekarang. Bukan hanya soal kemudahan dan kenyamanan, pemasaran inbound juga unggul dari segi biaya. Pasalnya, teknik pemasaran inbound membutuhkan biaya yang lebih hemat dibandingkan outbound marketing.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*