Investasi yang Cocok untuk Mahasiswa Agar Merdeka di Masa Tua

investasi yang cocok untuk mahasiswa

Investasi kini tidak hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa yang sudah berpenghasilan tetap saja. Pasalnya, kini investasi bisa dilakukan oleh semua orang, termasuk oleh para mahasiswa. Investasi yang cocok untuk mahasiswa juga sangat beragam dan bisa dimulai dengan mudah dan murah. 

5 Jenis Investasi yang Cocok untuk Mahasiswa

Tentu saja, banyak sekali keuntungan investasi bagi mahasiswa. Selain bisa membuat mahasiswa lebih merdeka terkait finansial, mereka juga bisa mulai belajar mengenai perencanaan uang jangka panjang. Selain itu, investasi juga sama halnya dengan menjalani bisnis sejak dini. Lantas, apa saja jenis investasi yang cocok untuk mahasiswa?

1. Emas

investasi yang cocok untuk mahasiswa
Mahasiswa bisa mulai mencoba investasi dengan instrumen emas

Emas atau logam mulia menjadi salah satu jenis investasi yang paling cocok bagi para pemula, termasuk mahasiswa. Pasalnya, logam mulia menjadi instrumen investasi yang mempunyai risiko inflasi yang cukup rendah. Bahkan, logam mulia juga merupakan produk investasi yang bersifat likuid atau sangat mudah dijual belikan.

Karena bersifat likuid, maka emas bisa dengan mudah dijual kembali jika suatu saat mahasiswa benar-benar sedang membutuhkan. Penjualan logam mulia juga tergolong lebih cepat dibandingkan produk investasi lain, seperti saham maupun reksa dana. Namun, emas cenderung memberikan keuntungan kecil, yaitu hanya 2 – 4 % saja setiap tahunnya.

2. Reksa Dana

Reksa dana juga menjadi jenis investasi yang direkomendasikan bagi pemula seperti mahasiswa. Bukan hanya bagus untuk para pemula, reksadana juga menjadi jenis investasi yang cocok bagi para mahasiswa yang ingin belajar mengenai dunia obligasi, saham, serta instrumen investasi lainnya. Sehingga sangat cocok untuk mahasiswa. 

Reksa dana adalah kegiatan pengelolaan modal yang diperoleh dari sejumlah investor. Reksa dana cocok untuk pemula karena nantinya akan ada Manajer Investasi atau MI yang membantu mengelola uang investasi. Selain itu, reksa dana juga cocok untuk mahasiswa karena investasi ini tidak membutuhkan modal yang terlalu banyak.

3. P2P Lending

investasi yang cocok untuk mahasiswa
Investasi di P2P Lending juga bisa menjadi opsi yang menarik

P2P Lending atau Peer to Peer juga menjadi instrumen investasi yang tengah populer dan cocok bagi para pemula. Pasalnya, P2P Lending adalah jenis investasi dengan modal yang ringan, yaitu hanya mulai dari Rp100.000,- saja. Sehingga sangat terjangkau untuk para mahasiswa. 

Sistem P2P Lending yaitu pemilik investasi bertindak sebagai pihak yang meminjamkan sejumlah modal ke pihak lain yang membutuhkan. Salah satunya adalah kepada pemilik UMM atau Usaha Kecil Menengah melalui sebuah platform. Meski menjamin keuntungan yang besar, namun sangat disarankan untuk memilih perusahaan investasi yang tepat.

4. Trading Saham

Investasi trading saham juga dipercaya sesuai untuk para mahasiswa yang merupakan pemula. Apa itu investasi trading saham? Trading saham adalah investasi yang menjual belikan lembar saham dimana harganya akan berubah sewaktu-waktu. Perubahan harga saham dipengaruhi oleh kondisi pasar serta kondisi perusahaan tersebut.

Untuk para mahasiswa, sebaiknya memulai investasi saham dengan jumlah yang sedikit. Tidak perlu khawatir karena tidak semua jenis investasi saham harus membutuhkan banyak modal. Mahasiswa bisa memulai berinvestasi dengan memilih sistem jual beli harian.

5. Deposito

investasi yang cocok untuk mahasiswa
Memulai investasi dengan deposito

Satu lagi jenis investasi yang cocok untuk mahasiswa, yaitu deposito. Bukan hanya aman, investasi deposito juga cukup mudah dan menguntungkan untuk dilakukan. Pasalnya, dana yang diinvestasikan oleh mahasiswa sebagai investor akan disimpan oleh pihak bank. Penyetoran dan penarikan dana tersebut pun bisa dilakukan di waktu-waktu tertentu. 

Biasanya, investasi deposito menetapkan aturan pencairan dana antara 1, 3, atau 6 bulan dan ada juga yang jangka waktunya mencapai 1 tahun. Suku bunga dari investasi deposito juga lumayan tinggi, yaitu pada kisaran angka 5 – 8 %. Oleh karena itu, deposito juga cukup direkomendasikan bagi mahasiswa sebagai investor pemula.

Itu dia beberapa jenis investasi yang cocok untuk mahasiswa. Tentu saja, setiap jenis instrumen investasi tersebut memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Untuk itu, sebaiknya mahasiswa sebagai investor pemula jangan sembarangan untuk memilih berinvestasi. Sebaiknya, pelajari terlebih dahulu dan pilih tempat investasi yang terpercaya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*