Manajemen Resiko: Komponen, Jenis, dan Contohnya pada Bisnis

management resiko

Management resiko merupakan sebuah teori yang wajib dipraktekkan dalam membangun dan mengembangkan bisnis atau usaha. Tanpa adanya manajemen yang baik, maka pengusaha tidak mungkin bisa mendeteksi kemungkinan buruk yang dapat menimpa perusahaan. Akibatnya, perusahaan dapat mengalami kolaps tanpa diketahui penyebabnya.

Management resiko sendiri merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meminimalisir atau mencegah terjadinya resiko yang dialami perusahaan. Kegiatan yang ada di dalamnya berupa kegiatan identifikasi, membuat perencanaan, strategi, melakukan tindakan dan memberikan pengawasan. Ditambah adanya evaluasi terhadap hal negatif yang menimpa bisnis.

Komponen, Jenis, dan Contoh Management Resiko pada Bisnis

Ada beberapa komponen management resiko yang membedakannya dari management bisnis lainnya. Diantaranya adalah lingkungan internal, penentuan sasaran, identifikasi peristiwa, penilaian resiko, tanggapan risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan atau monitoring. Sementara itu, jenis manajemen resiko diantaranya adalah:

1. Manajemen Risiko Operasional

management resiko
Jenis manajemen resiko pada bagian operasional

Jenis manajemen resiko yang satu ini ditunjukkan pada berbagai permasalahan bisnis atau usaha yang muncul akibat adanya berbagai macam faktor internal. Contohnya adalah masalah kinerja pegawai yang rendah dan terjadinya bencana yang menimpa perusahaan. Selain itu, SDM kurang berkualitas dan modal usaha yang tidak sehat juga termasuk.

2. Manajemen Risiko Strategis

Manajemen risiko strategis berkaitan dengan proses atau kegiatan pengambilan keputusan. Biasanya, resiko yang muncul berupa kondisi tidak terduga.. Resiko ini berpotensi dapat mengurangi kemampuan pelaku usaha untuk menjalankan strategi yang sebelumnya sudah direncanakan.

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi manajemen risiko strategis, seperti resiko asset impairment, resiko operasi, resiko kompetitif, serta resiko franchise jika ada. Beberapa hal yang perlu dilakukan adalah membuat daftar risiko, menilai risiko tersebut beserta dampaknya. Serta menilai kondisi yang terjadi saat ini dan membuat rencana tindakan lainnya.

3. Manajemen Hazard

management resiko
Jenis manajemen yang mencegah perusahaan dari kebangkrutan

Jenis manajemen resiko ini lebih fokus pada beberapa permasalahan yang sangat potensial dapat menyebabkan perusahaan mengalami likuidasi atau pailit. Pada umumnya, problem usaha yang dideteksi pada manajemen resiko ini adalah berbagai masalah besar serta berbahaya. Prioritas manajemen ini terdiri atas unsur bahaya fisik, hukum, dan penurunan moral.

4. Manajemen Risiko Finansial

Seperti namanya, jenis manajemen resiko yang satu ini berhubungan atau fokus terhadap keuangan perusahaan. Dalam hal ini, manajemen risiko finansial harus mampu mendeteksi berbagai kemungkinan Tujuannya agar sebisa mungkin perusahaan tidak mengalami kolaps hanya karena masalah modal, dana, laba, atau masalah keuangan lainnya.

Manajemen risiko finansial sangat penting karena akan memberikan perlindungan lebih maksimal pada semua aset perusahaan. Tujuan dari manajemen ini tidak lain adalah supaya keuangan perusahaan tetap sehat. Sehingga dapat dikontribusikan untuk pengembangan usaha kedepannya.

5. Manajemen Reputasional

management resiko
Manajemen yang dilakukan untuk menjaga reputasi perusahaan

Setiap bisnis atau usaha harus memiliki reputasi yang baik agar bisa tetap berjalan atau berkembang. Jika nama baik perusahaan di ambang kehancuran, maka perusahaan akan mengalami yang namanya kerugian. Hal ini terjadi karena perusahaan tidak lagi memiliki kepercayaan dari klien atau pelanggan.

Mengingat bahwa reputasi perusahaan sangatlah penting, maka penting pula untuk senantiasa menjaga nama baik perusahaan. Contoh sederhananya adalah dengan mengarahkan para karyawan agar selalu bersikap baik kepada pelanggan dan semua orang. Baik sedang ada di dalam maupun luar lingkungan perusahaan.

Nah, itu dia beberapa jenis management resiko yang sangat penting bagi kemajuan dan keberlangsungan sebuah perusahaan. Ingat bahwa tidak ada jenis bisnis yang bisa terhindar dari resiko. Maka dari itu, adanya manajemen risiko sangat berguna untuk mencegah atau mengatasi berbagai permasalahan yang bisa menimpa perusahaan.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*