Sales Funnel Sebagai Strategi Untuk Meningkatkan Penjualan

sales funnel adalah

Baik disadari atau tidak, sales funnel pasti terjadi dalam sebuah bisnis. Sales funnel adalah langkah yang dilakukan untuk memvisualisasikan perjalanan customer dalam proses penjualan. Sales funnel menjelaskan tentang proses seseorang dari yang tidak mengenal sebuah brand, mulai mengenalnya, menimbang-nimbang, sampai melakukan pembelian. 

Menerapkan sales funnel memang sangat penting. Survey menunjukkan bahwa sebanyak 79% lead pemasaran tidak langsung dikonversi menjadi pelanggan yang bersedia melakukan pembayaran. Fungsi utama menerapkan sales funnel adalah meningkatkan pelanggan dan penjualan seiring waktu berjalan. Lalu, bagaimana proses sales funnel dalam sebuah bisnis?

Sales Funnel Adalah Tahap Pelanggan Melakukan Pembelian

Sales funnel adalah tahap-tahap yang mencerminkan bagaimana proses pelanggan dalam mengambil keputusan untuk melakukan transaksi pembelian sebuah produk atau jasa. Jumlah tahapan dalam sales funnel cukup bervariasi tergantung dari jenis bisnis yang dijalankan. Nah, berikut adalah masing-masing tahapan paling umum dalam sales funnel:

1. Awareness (Kesadaran)

sales funnel adalah
Tahap awarness atau kesadaran pada pembeli

Pelanggan telah menyadari masalah atau kondisi yang harus diselesaikan. Contohnya adalah ketika seorang wanita ingin mengatasi masalah jerawat di wajahnya, kemudian melihat iklan produk kecantikan yang dapat menghilangkan jerawat. Iklan menjadi metode yang tepat untuk membuat orang tersebut sadar akan pentingnya membeli produk kecantikan tersebut.

Dengan menampilkan sebuah iklan, maka orang-orang akan menyadari bahwa mereka membutuhkan produk yang ditawarkan oleh iklan tersebut sesuai dengan masalah yang mereka miliki masing-masing. Pada tahap inilah yang memberikan prospek besar bagi para calon pelanggan.

2. Discovery (Penelusuran)

Setelah menyadari dan menemukan solusi untuk mengatasi masalah yang dialami, seseorang mulai mencari lebih banyak informasi tentang produk yang kini sangat dibutuhkan tersebut. Contohnya adalah jika ada dua produk yang mengklaim bisa mengatasi masalah jerawat dari brand yang berbeda. Calon pembeli pasti akan mencari tahu tentang kedua produk tersebut.

Nah, disinilah website promosi sangat dibutuhkan bagi sebuah bisnis karena memungkinkan calon pelanggan untuk menjelajahi produk tersebut lebih jauh. Dengan membaca seluruh informasi secara detail yang ditampilkan pada website, maka calon pelanggan akan menimbang apakah harus memilih produk yang pertama atau yang kedua.

3. Evaluation (Evaluasi)

sales funnel adalah
Mulai menentukan produk yang akan dibeli

Pada tahap ini, pelanggan akan mulai mempersempit pilihan produk yang ingin dibeli untuk mengatasi masalah jerawat yang mereka hadapi. Pada umumnya, calon pelanggan membuang beberapa pilihan atas pertimbangan harga serta kualitas. Tahap evaluasi sangat mungkin terjadi penurunan prospek pelanggan, namun meningkatkan peluang menutup penjualan.

4. Intent (Peminatan)

Intent merupakan tahap dimana pelanggan mulai serius untuk mempertimbangkan sebuah produk yang mereka butuhkan. Pada tahap ini, pelanggan mulai menghubungi penjual untuk mengajukan beberapa pertanyaan secara lebih rinci. Banyak pelanggan yang memilih mencari tahu lebih banyak dengan cara online, baik melalui ulasan ataupun website.

5. Purchase (Pembelian)

sales funnel adalah
Tahap pembelian produk

Purchase menjadi tahap akhir dimana pelanggan sudah mengambil keputusan produk manakah yang ingin dibeli dan kemudian menyelesaikan transaksi. Sangat mungkin bagi pelanggan untuk memilih produk berdasarkan harga serta promosi. Pada tahap ini, hanya tersisa sedikit pelanggan, namun hampir semua menyelesaikan transaksi pembelian. 

Itu dia beberapa tahap dalam sales funnel yang perlu dipahami oleh para pengusaha, terutama yang menjalankan bisnis online. Dengan menerapkan sales funnel yang solid, maka bisa memperbanyak jumlah pelanggan dan meningkatkan penjualan. Terbukti bahwa sales funnel adalah strategi bisnis yang sangat penting dan wajib diterapkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*